Saat Dhuha

Published by ~amatullahdemalihah~ under on Monday, September 20, 2010



Saat Dhuha itu

Munculnya Sang Mentari masih di timur

Ligat bercerita dengan Sang Kumulus yang sarat

Bertemankan Sang Pawana yang ceria

Sementara itu, Sang Bumantara hanya memerhati dari jauh


Itu bunyi apa, Sang Mentari??” tanya Sang Kumulus

Oh, itu bunyienjin dengkuran” jelas Sang Mentari

Wah! Rupanya hamba itu sedang berlayar jauh…” Sang Kumulus menunding ke arah si Muzammil

"Jauh ke pulau kapuk!!!” tambahnya

Kelihatan Si Muzammil tersenyum puas di atas keci lembek nan mambu


Bola dunia terus berputar

Mereka membelek lagi dunia rungkuh

Lihat! Hamba itu sedang bergelut dengan rezeki. Sungguh hebat!” Sang Pawana pula bersuara

Alangkah ruginya, timbangan mizannya masih belum terisi” keluh Sang Kumulus pula

Benarkah belum??” tanya Sang Pawana meminta kepastian

Masakan tidak! Saya belum lagi melihat kamu digetarkan oleh Hamdalahnya” terang Sang Kumulus

Sang Pawana menganguk tanda setuju


"Bacaan Alhamdulillah itu memenuhi timbangan al-Mizan…" (Hadith sahih Muslim)

Maka mengapa mereka tidak bersyukur? (36:73)

Biarkanlah mereka makan dan berseronok serta dilalaikan oleh angan-angan mereka, kelak mereka akan mengetahui (15:3)


Saat dhuha itu

Ramainya yang rugi

Bagi yang beruntung, alangkah bertuahnya!!!


Barangsiapa menjaga Solat Dhuha, maka dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan” (H.R Tarmizi Ibnu Mazah dan Ahmad)

“Barangsiapa yang melaksanakan solat Subuh berjemaah kemudian duduk berzikir untuk Allah sampai matahari terbit kemudian dilanjutkan dengan Solat Dhuha dua rakaat maka baginya seperti pahala haji dan umrah sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya” (H.R Tarmizi)

Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash, ia berkata “Rasulullah SAW mengirim pasukan perang, lalu pasukan itu mendapatkan harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembalinya mereka. Maka Rasululla SAW bersabda, “Mahukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat selesainya perang, lebih banyak memperoleh harta rampasannya dan cepatnya kembali dari medan perang??? Iaitu orang yang berwudhu’ kemudian menuju ke masjid untuk mengerjakan solat sunat Dhuha, dialah yang lebih cepat selesai perangnya, lebih banyak memperoleh harta rampasan, dan lebih cepat kembalinya (H.R Ahmad)






2 jiwa tenteram:

Ckin Kembaq said... @ September 20, 2010 at 11:59 PM

syukran akak..dah menyedarkan ckin ttg kafilatnya...n_n

~amatullahdemalihah~ said... @ September 21, 2010 at 12:11 AM

afwan ukhti... sama2 kita amalkan ye.. ^_^

Post a Comment